GILA! Ini Alasan Sutriah Menyiksa Kelamin Anak Kandungnya Sendiri!

SebarSebarin.org - Sepasang suami istri ditangkap aparat Polsek Tanjungkarang Barat lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap putri mereka sendiri. Keduanya adalah Eko Wuryanto dan Sutriah. Pasutri ini degan keji tega menyiksa anaknya yang masih berusia 11 tahun hingga patah tulang dan mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya.



Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Hari Nugroho, menuturkan jika penganiayaan yang dilakukan Eko dan Sutriah ini sudah diluar batas kewajaran. Hari mengatakan akibat penganiayaan yang dilakukan kedua orangtua nya ini korban mengalami patah pada tangan dan tulang iga.

Eko dan Sutriah diamankan Polisi

Hari menuturkan jika pasutri ini menganiaya dengan menggunakan benda keras yang ada di rumah. Seperti tang, jarum, gagang sapu, pisau dan lainnya.

Ketika ditanya mengapa ia tega menganiaya anak kandungnya, kepada polisi Sutriah beralasan melakukan hal itu karena anaknya kelewat nakal. Sutriah mengatakan, N sering mencuri barang orang lain. Sebagaimana dilansir Tribun.

Anak saya bilang saya jablai



Bahkan, kata Sutriah, N dikeluarkan dari pondok pesantren karena ketahuan mencuri handphone.
Tidak hanya itu yang membuat kesal Sutriah. Ia mengatakan, anaknya itu mengaku ke orang lain sebagai yatim piatu.

“Anak saya juga ngomongin saya jablai,” kata Sutriah, Selasa (1/3/2016). Sutriah kesal mendengar perkataan anaknya itu.

Benda keras untuk memukul anak kandung



“Saya kesal dibilang seperti itu. Maka saya ambil pisau saya panaskan di api lalu saya tempel ke kemaluannya. Biar tahu rasanya melahirkan,” kata Sutriah. Sutriah juga pernah memukul kaki anaknya memakai palu.

Sementara itu Eko Wuryanto juga mengakui bahwa diirnya telah menganiaya anak tirinya N (11). Eko beralasan ia tega berbuat demikian karena kesal karena akan sikap sang anak. Eko mengatakan jika N telah membunuh ayam bangkok kesayangannya.

Eko mengatakan, ia memiliki 10 ekor ayam bangkok di rumahnya. Namun, ayam bangkok itu, tutur dia, dibunuh N, hingga hanya sisa 3 ekor. Eko lalu memanggil istrinya, Sutriah, yang merupakan ibu kandung N.

Sutriah lalu memelintir tangan N hingga patah. Tidak hanya itu, Eko juga kesal dengan perilaku N, yang buang air besar di tempat cucian. Eko lalu memukul kepala N pakai kursi plastik, hingga kursi tersebut patah.


Source : Tribunnews.com, hello-pet.com

Subscribe to receive free email updates: